Kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dan doktor kembali terbuka bagi masyarakat Asia Tenggara melalui program beasiswa Southeast Asian Regional Center for Graduate Study and Research in Agriculture (SEARCA).
Program ini menarik perhatian karena tidak hanya berfokus pada pendidikan tinggi, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang mampu menjawab persoalan pertanian dan pembangunan perdesaan di kawasan Asia Tenggara.
Melalui SEARCA Full Master’s and PhD Scholarship, peserta yang memenuhi persyaratan dapat menempuh pendidikan lanjutan dengan dukungan pendanaan dari SEARCA. Indonesia termasuk negara anggota SEAMEO yang dapat mengikuti program tersebut.
Beasiswa Untuk S2 dan S3
SEARCA merupakan lembaga regional yang bergerak di bidang pendidikan pascasarjana, penelitian dan pengembangan pertanian di Asia Tenggara.
Program beasiswa penuh yang ditawarkan SEARCA ditujukan kepada kandidat berkualifikasi dari negara-negara anggota SEAMEO. Pendidikan yang didukung mencakup jenjang Master’s Degree atau S2 dan PhD atau S3.
Bidang studi yang dipilih harus berkaitan dengan pertanian atau ilmu terkait. Untuk program penuh, SEARCA secara khusus menyebut bidang yang relevan dengan upaya mendorong pembangunan pertanian dan perdesaan berkelanjutan.
Artinya, program ini tidak terbatas pada satu jurusan pertanian saja. Kandidat perlu memastikan program studi dan rencana penelitian yang dipilih memiliki keterkaitan dengan agenda pembangunan pertanian yang menjadi fokus SEARCA.
Bagi calon mahasiswa dari Indonesia, kesempatan tersebut dapat menjadi salah satu opsi untuk melanjutkan pendidikan pascasarjana dengan fokus yang lebih spesifik pada persoalan pertanian, pangan, lingkungan dan masyarakat perdesaan.
Syarat Utama Pelamar
Ada sejumlah persyaratan umum yang perlu diperhatikan calon peserta.
Pertama, pelamar harus merupakan warga negara anggota SEAMEO. Indonesia termasuk dalam daftar negara tersebut.
Kedua, peserta harus merupakan pegawai tetap pada institusi akademik atau penelitian maupun lembaga pemerintah. Ketentuan ini menjadi salah satu hal penting yang membedakan beasiswa SEARCA dari program beasiswa yang terbuka bagi seluruh lulusan perguruan tinggi tanpa persyaratan status pekerjaan.
Untuk batas usia, kandidat program Master’s Degree tidak boleh berusia lebih dari 40 tahun, sedangkan kandidat PhD tidak boleh lebih dari 45 tahun ketika mengajukan aplikasi.
Calon peserta juga harus memilih bidang spesialisasi yang sesuai dengan pertanian atau ilmu terkait. Karena setiap skema kerja sama dapat mempunyai bidang studi berbeda, pelamar perlu memeriksa program dan universitas yang tersedia sebelum menentukan pilihan.
Riset Harus Berdampak
Selain latar belakang pendidikan dan pekerjaan, SEARCA memberikan perhatian besar terhadap rencana penelitian calon penerima beasiswa.
Riset tesis atau disertasi yang diusulkan diharapkan memberikan kontribusi strategis terhadap persoalan pertanian di Asia Tenggara.
Setidaknya ada empat sasaran yang menjadi perhatian utama SEARCA, yakni meningkatkan pendapatan petani, memperbaiki ketahanan pangan dan nutrisi, meningkatkan ketahanan sistem pertanian terhadap perubahan iklim, serta memberdayakan petani dan kelompok tani beserta pemangku kepentingan terkait.
Dengan ketentuan tersebut, calon peserta tidak cukup hanya menunjukkan ketertarikan pada bidang pertanian.
Proposal penelitian juga perlu menjelaskan bagaimana ilmu yang dipelajari dan riset yang dilakukan dapat memberikan manfaat terhadap persoalan nyata.
Misalnya, penelitian dapat diarahkan pada peningkatan produktivitas petani, teknologi pertanian, ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya alam, adaptasi perubahan iklim atau penguatan kelembagaan petani.
Apa Saja yang Ditanggung?
Salah satu daya tarik utama program SEARCA adalah dukungan pendanaan yang diberikan kepada penerima beasiswa.
Untuk program beasiswa penuh dan sejumlah program kerja sama, dukungan dapat mencakup biaya kuliah dan biaya pendidikan lainnya.
Selain itu, komponen pendanaan dapat meliputi tunjangan perjalanan, dukungan penelitian tesis atau disertasi, tunjangan buku dan perlengkapan, asuransi kesehatan serta tunjangan untuk kebutuhan makanan, tempat tinggal dan pengeluaran terkait lainnya.
Namun, bentuk dan komponen manfaat dapat berbeda sesuai skema beasiswa yang diikuti. Karena itu, calon peserta perlu membaca ketentuan program secara spesifik sebelum mengajukan dokumen.
Pilihan Kampus Beragam
SEARCA bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di kawasan Asia dan di luar Asia Tenggara.
Dalam daftar study posts untuk program-program tertentu, terdapat beberapa kampus seperti Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Kasetsart University, Universiti Putra Malaysia (UPM) dan University of the Philippines Los Baños (UPLB).
Daftar tersebut juga mencakup beberapa perguruan tinggi lain, termasuk Sejong University di Korea Selatan, Tokyo University of Agriculture di Jepang dan National Taiwan University. Namun, universitas yang dapat dipilih bergantung pada skema beasiswa dan program kerja sama yang tersedia.
Karena itu, calon peserta sebaiknya tidak langsung menganggap semua kampus dalam daftar tersebut tersedia untuk setiap program.
Jadwal Pendaftaran 2026-2027
Bagi calon pelamar yang ingin mengikuti Full Master’s and PhD Scholarship, SEARCA telah mencantumkan alur pendaftaran untuk periode berikutnya.
Tahap pertama adalah pengajuan dokumen kepada Ministry of Higher Education masing-masing negara. Untuk periode yang tercantum di laman SEARCA, pengajuan kepada kementerian berlangsung 1 September hingga 31 Oktober 2026.
Setelah itu, proses evaluasi dan endorsement oleh kementerian berlangsung pada 1 hingga 30 November 2026.
Pelamar yang lolos seleksi awal kemudian memperoleh akses ke portal SEARCA iSCHO. Pengunggahan dokumen melalui portal tersebut dijadwalkan pada 1 hingga 31 Desember 2026.
SEARCA selanjutnya melakukan evaluasi dokumen pada Januari 2027. Kandidat yang masuk tahap berikutnya dapat mengikuti wawancara yang dijadwalkan berlangsung hingga April 2027.
Hasil seleksi dijadwalkan mulai diumumkan pada 31 Mei 2027, khusus bagi kandidat yang telah memperoleh surat penerimaan dari universitas yang memenuhi ketentuan.
Jangan Tunggu Tahap Akhir
SEARCA memberikan catatan penting bagi calon peserta. Pelamar perlu mengajukan aplikasi terlebih dahulu melalui kementerian terkait.
Akses menuju portal iSCHO SEARCA baru diberikan kepada pelamar yang telah masuk daftar kandidat dan mendapatkan endorsement.
Karena penerima beasiswa harus memiliki admission letter dari universitas yang memenuhi syarat, SEARCA juga merekomendasikan calon peserta mengurus proses penerimaan universitas secara bersamaan dengan proses pengajuan beasiswa.
Bukan Hanya Beasiswa Gelar
SEARCA sebenarnya memiliki sejumlah skema pendidikan lain selain Full Master’s and PhD Scholarship.
Lembaga tersebut juga menawarkan Joint Scholarship Program bersama berbagai universitas dan mitra, serta Research Scholarship Program bagi mahasiswa S2 dan S3 yang sudah menjalankan penelitian tesis atau disertasi.
Variasi program tersebut membuat calon peserta perlu menentukan terlebih dahulu jenis dukungan yang sesuai dengan kondisi akademiknya.
Peluang untuk Profesional Pertanian
Program SEARCA tidak sekadar menawarkan kesempatan memperoleh gelar akademik.
Fokus pada pertanian dan pembangunan perdesaan membuat program ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas profesional, peneliti, akademisi dan aparatur yang nantinya dapat berkontribusi terhadap sistem pertanian di Asia Tenggara.
Bagi pelamar asal Indonesia, persyaratan seperti status pekerjaan, batas usia, bidang studi dan rencana penelitian menjadi bagian penting yang harus diperhatikan sejak awal.
Dengan jadwal pendaftaran yang sudah tercantum, calon peserta sebaiknya mulai menyiapkan dokumen lebih awal. Terutama bagi mereka yang membutuhkan surat penerimaan universitas dan proposal penelitian.
Informasi mengenai persyaratan dapat berubah berdasarkan skema dan periode pendaftaran. Karena itu, calon pelamar perlu menjadikan laman resmi SEARCA serta kementerian terkait sebagai rujukan utama sebelum mengirimkan dokumen.
Kesempatan S2-S3 melalui SEARCA pada akhirnya bukan hanya tentang mendapatkan pendanaan kuliah. Program ini dirancang untuk menyiapkan lulusan yang mampu membawa penelitian dan pengetahuan pertanian ke persoalan nyata, mulai dari pendapatan petani dan ketahanan pangan hingga perubahan iklim serta pembangunan masyarakat perdesaan di Asia Tenggara.
Sumber Artikel : https://edukasi.kompas.com/
Sumber Gambar : https://edukasi.kompas.com/
