Site icon UnpriEdu

BINUS Cup XI Ukir Rekor MURI

BINUS Cup XI

Kompetisi renang BINUS Cup XI Swimming berhasil mencatatkan prestasi nasional setelah memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Ajang yang berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada Sabtu, 31 Oktober 2026, tersebut diikuti sebanyak 1.128 pelajar dari berbagai sekolah.

Jumlah peserta itu mengantarkan BINUS Cup XI Swimming meraih penghargaan dalam kategori lomba renang oleh pelajar dengan peserta terbanyak yang diselenggarakan dalam satu hari. Pesertanya berasal dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).

Pencapaian tersebut melampaui target awal penyelenggara yang menetapkan jumlah peserta sebanyak 933 pelajar. Setelah melalui proses verifikasi dan penghitungan ulang, jumlah peserta yang tercatat mencapai 1.128 orang.

Direktur Operasional MURI, Awan Rahargo, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut menjadi bukti kemampuan pelajar dalam menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan olahraga berskala besar. Ia juga berharap kompetisi seperti ini dapat terus berkembang menjadi wadah pencarian bakat perenang muda Indonesia.

Pertandingkan 41 Nomor Lomba

BINUS Cup XI Swimming tidak hanya mengandalkan jumlah peserta untuk mencatatkan prestasi. Kompetisi ini juga menghadirkan rangkaian pertandingan yang melibatkan puluhan nomor perlombaan.

Sebanyak 1.128 peserta berkompetisi dalam 41 nomor yang terdiri atas kategori perorangan dan estafet. Panitia membagi peserta berdasarkan kelompok umur dan jenjang pendidikan agar pertandingan berlangsung lebih terstruktur.

Pembagian kelompok tersebut meliputi siswa SD kelas satu hingga tiga, SD kelas empat hingga enam, SMP kelas satu hingga tiga, serta SMA kelas satu hingga tiga. Dengan pembagian itu, para perenang dapat bertanding dengan peserta yang memiliki rentang usia dan tingkat pendidikan relatif setara.

Seluruh pertandingan berlangsung menggunakan kolam berukuran 25 meter atau kategori short course. Fasilitas tersebut memiliki 10 lintasan yang memungkinkan sejumlah perenang bertanding dalam satu sesi.

Panitia menerapkan sistem heat, yakni pembagian peserta ke dalam beberapa kelompok pertandingan. Sistem ini membantu penyelenggara mengatur jalannya kompetisi dengan jumlah peserta yang besar dalam waktu terbatas.

Untuk mendukung ketepatan hasil, perlombaan menggunakan perangkat pencatatan waktu elektronik ALGE. Penggunaan sistem tersebut membantu mengukur catatan waktu peserta secara lebih akurat dan mengurangi ketergantungan pada pencatatan manual.

Digagas Siswa SMA BINUS

Salah satu hal menarik dari penyelenggaraan BINUS Cup XI Swimming adalah keterlibatan aktif siswa sebagai penggagas sekaligus penyelenggara. Kegiatan ini diinisiasi oleh siswa SMA BINUS School Simprug yang dipimpin Ketua Panitia Sebastian Sudirman.

Para siswa bekerja sama dengan pihak sekolah dan Pengurus Kota Akuatik Indonesia Jakarta Selatan untuk mempersiapkan kompetisi. Kolaborasi tersebut mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari perencanaan acara, pengelolaan peserta, hingga pelaksanaan teknis pertandingan.

Sebastian mengungkapkan rasa bangga atas keberhasilan kompetisi tersebut. Namun, ia menilai rekor MURI bukan semata-mata pencapaian panitia, melainkan hasil partisipasi seluruh perenang dan dukungan berbagai pihak.

Menurutnya, kehadiran lebih dari seribu pelajar dari ratusan sekolah menjadi bukti bahwa kompetisi ini dapat mempertemukan komunitas renang usia muda dalam satu ajang. Dukungan orang tua, pengajar, dan pelatih juga berperan penting dalam mendorong para peserta mengikuti pertandingan.

Pengalaman Sebastian di dunia renang turut menjadi bekal dalam mengembangkan kompetisi tersebut. Ia pernah mengikuti pertandingan renang tingkat internasional di Singapura dan Malaysia. Selain itu, Sebastian juga memiliki pengalaman meraih posisi kedua dalam Jakarta Open Championship dan peringkat ketiga di KRAPDA.

Meski demikian, mengelola kompetisi berskala besar bukan pekerjaan sederhana bagi para siswa. Panitia harus membagi waktu antara persiapan acara, kegiatan belajar, tugas sekolah, dan ujian.

Mereka juga menghadapi tanggung jawab administratif, seperti memeriksa pendaftaran, pembayaran, serta memastikan setiap peserta masuk ke kelompok kelas yang sesuai. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar ruang kelas.

Apresiasi untuk Talenta Muda

MURI memberikan penghargaan kepada penyelenggara setelah jumlah peserta berhasil diverifikasi. Pengakuan tersebut sekaligus menegaskan bahwa BINUS Cup XI Swimming memenuhi kategori rekor yang ditetapkan, yaitu kompetisi renang pelajar dengan jumlah peserta terbanyak dalam satu hari.

Bagi dunia olahraga pelajar, pencapaian ini memiliki arti lebih luas daripada sekadar angka partisipasi. Kompetisi dengan jumlah peserta besar dapat membuka kesempatan bagi perenang muda untuk menguji kemampuan, mengenal atmosfer pertandingan, serta membangun pengalaman menghadapi lawan dari sekolah berbeda.

Ajang seperti ini juga berpotensi membantu proses pencarian bibit atlet. Pelajar yang memiliki kemampuan dan minat dalam olahraga renang membutuhkan ruang untuk mengembangkan keterampilan secara terarah. Kompetisi menjadi salah satu sarana untuk mengukur perkembangan tersebut.

Namun, perjalanan menuju prestasi olahraga tidak berhenti setelah satu pertandingan. Perenang muda tetap membutuhkan latihan rutin, pendampingan pelatih, fasilitas yang memadai, serta kesempatan mengikuti kompetisi secara berkelanjutan.

Karena itu, penyelenggaraan BINUS Cup XI Swimming dapat menjadi contoh kolaborasi antara sekolah, komunitas olahraga, dan pelajar dalam menciptakan kegiatan kompetitif. Dukungan berbagai pihak diperlukan agar kesempatan serupa tidak hanya hadir dalam satu acara, tetapi dapat berkembang menjadi bagian dari pembinaan atlet usia muda.

Penghargaan untuk Seluruh Peserta

Panitia juga menyiapkan bentuk apresiasi bagi peserta yang mengikuti pertandingan. Perenang yang menempati posisi pertama pada setiap kelompok pertandingan memperoleh medali Heat Winner. Sementara itu, pemenang pada masing-masing nomor mendapatkan penghargaan Event Winner.

Seluruh peserta juga menerima sertifikat sebagai bentuk pengakuan atas partisipasi mereka. Penghargaan tersebut memberikan pengalaman kompetisi sekaligus kenang-kenangan bagi para pelajar yang telah mengikuti ajang tersebut.

Kepala Sekolah SMA BINUS School Simprug, Aaron Wise, turut memberikan apresiasi kepada Sebastian dan siswa lain yang terlibat dalam penyelenggaraan. Kegiatan ini dinilai memperlihatkan bagaimana gagasan siswa dapat diwujudkan melalui kerja sama, tanggung jawab, dan dukungan lingkungan sekolah.

Keberhasilan BINUS Cup XI Swimming memperlihatkan bahwa pelajar dapat mengambil peran lebih luas dalam kegiatan olahraga. Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga mampu menjadi penggerak sebuah kompetisi berskala besar.

Dengan melibatkan 1.128 perenang dan mempertandingkan 41 nomor dalam satu hari, BINUS Cup XI Swimming meninggalkan catatan penting bagi olahraga pelajar Indonesia. Rekor MURI yang diraih menjadi pencapaian bersama sekaligus momentum untuk mendorong semakin banyak generasi muda mengenal, menekuni, dan berprestasi dalam olahraga renang.

Sumber Artikel :
Sumber Gambar :

Exit mobile version