Cek NISN dan NPSN SNPMB
Daftar Isi
Menjelang pelaksanaan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026, calon peserta perlu memastikan seluruh data administratif sudah valid. Dua data yang paling krusial adalah Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). Tanpa kedua data ini, proses pembuatan akun SNPMB tidak dapat dilanjutkan.
Panitia SNPMB menegaskan bahwa validasi data dilakukan secara otomatis melalui basis data nasional. Oleh karena itu, kesalahan satu digit saja dapat menyebabkan akun gagal diverifikasi.
Apa Itu NISN dan NPSN?
NISN merupakan kode identitas unik yang diberikan kepada setiap peserta didik di Indonesia. Nomor ini bersifat permanen dan digunakan sepanjang jenjang pendidikan. Sementara itu, NPSN adalah kode unik yang dimiliki setiap satuan pendidikan, mulai dari SD hingga SMA/SMK.
Kedua data ini dikelola oleh Kemendikbudristek melalui sistem data pendidikan nasional dan menjadi rujukan utama dalam berbagai layanan pendidikan, termasuk SNPMB.
Mengapa Wajib untuk SNPMB 2026?
Dalam proses SNPMB 2026, NISN digunakan untuk memverifikasi identitas siswa, sementara NPSN berfungsi memastikan asal sekolah peserta. Sistem akan mencocokkan data siswa dengan data sekolah secara otomatis.
Jika terjadi ketidaksesuaian—misalnya NISN aktif tetapi NPSN sekolah salah—maka akun SNPMB berpotensi tidak aktif atau tertolak. Karena itu, panitia menyarankan calon peserta mengecek data sejak jauh hari.
Cara Cek NISN Secara Online
Pengecekan NISN dapat dilakukan dengan mudah melalui laman resmi Kemendikbudristek. Berikut langkah-langkah umumnya:
- Kunjungi situs resmi pencarian NISN Kemendikbud.
- Pilih menu Pencarian Berdasarkan Nama atau Pencarian Berdasarkan NISN.
- Isi data yang diminta seperti nama lengkap, tempat tanggal lahir, dan nama ibu kandung.
- Klik tombol cari dan tunggu hasil verifikasi.
Jika data valid, NISN akan langsung ditampilkan beserta status keaktifannya.
Cara Cek NPSN Sekolah
Untuk mengetahui NPSN sekolah, siswa dapat melakukan langkah berikut:
- Akses laman referensi data sekolah milik Kemendikbudristek.
- Pilih pencarian berdasarkan nama sekolah atau wilayah.
- Masukkan nama sekolah dan provinsi/kabupaten.
- Sistem akan menampilkan data lengkap sekolah, termasuk NPSN.
Pastikan NPSN yang tercantum sesuai dengan sekolah tempat siswa terdaftar secara resmi.
Kendala yang Sering Terjadi
Dalam praktiknya, tidak sedikit siswa yang mengalami kendala saat mengecek NISN atau NPSN. Beberapa masalah umum antara lain:
- Data siswa tidak ditemukan
- Nama tidak sesuai dengan ijazah
- NISN tidak aktif
- Sekolah pindah status atau berganti nama
Masalah ini biasanya terjadi akibat data yang belum diperbarui oleh sekolah di sistem nasional.
Solusi Jika Data Bermasalah
Jika NISN atau NPSN bermasalah, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menghubungi pihak sekolah. Operator sekolah memiliki akses untuk memperbaiki atau mengajukan pembaruan data melalui sistem resmi Kemendikbudristek.
Calon peserta disarankan tidak menunda pelaporan masalah, karena proses perbaikan data bisa memakan waktu. Menjelang penutupan registrasi SNPMB, antrean pembaruan data biasanya meningkat drastis.
Tips Aman Sebelum Buat Akun SNPMB
Agar proses pendaftaran SNPMB 2026 berjalan lancar, berikut beberapa tips penting:
- Cek NISN dan NPSN minimal beberapa bulan sebelum registrasi
- Cocokkan data dengan ijazah atau rapor
- Simpan tangkapan layar hasil pengecekan
- Pastikan email dan nomor ponsel aktif saat mendaftar akun
Langkah-langkah sederhana ini dapat mencegah kendala teknis saat pendaftaran.
Peran Sekolah Sangat Krusial
SNPMB menekankan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam memastikan keakuratan data siswanya. Operator sekolah bertanggung jawab memperbarui dan memvalidasi data di sistem nasional.
Koordinasi yang baik antara siswa dan sekolah menjadi kunci agar proses seleksi berjalan tanpa hambatan administratif.
Penutup
Cara cek NISN dan NPSN menjadi langkah awal yang tidak boleh diabaikan dalam persiapan SNPMB 2026. Kedua data ini bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi utama sistem seleksi nasional berbasis data.
Dengan memastikan NISN dan NPSN valid sejak dini, calon peserta dapat fokus mempersiapkan akademik dan strategi memilih perguruan tinggi, tanpa terganggu masalah teknis saat registrasi akun SNPMB.
Sumber Artikel : https://www.detik.com/
Sumber Gambar : https://www.detik.com/
